Gubernur Andra Soni, secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada warga bernama Kosim saat Safari Ramadan di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Ia adalah warga Kampung Bojong Bunar yang rumahnya mendapatkan bantuan renovasi rumah program Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten.
"Bapak Kosim ini berdua dengan istrinya tinggal di sini, sebelumnya ini seperti rumah dari bambu yang sudah reot. Jadi kalau kata Pak Kosim, kalau hujan kehujanan, kalau panas kepanasan," kata Andra Soni saat menemui Kosim pada Senin (2/3/2026).
Andra Soni datang bersama Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Keduanya meninjau langsung rumah yang sudah tidak layak itu.
“Alhamdulillah, melalui intervensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten atas laporan dari beberapa pihak, kita lakukan bedah rumah dengan membangunkan rumah baru,” kata Andra Soni.
Bantuan ini, menurut Andra Soni bisa meringankan beban Kosim dan istri. Ia berharap bantuan yang diberikan memberikan manfaat serta membuat Kosim bahagia bersama istrinya.
"Semoga bermanfaat bagi Pak Kosim dan keluarga," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Muchamad Rachmat Rogianto menyebut, rumah warga yang dibangun ini awalnya reot dan dibuat dari bilik bambu. Pemprov Banten merehabilitasi dan membangun rumah ini menjadi layak huni menggunakan struktur bangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).
"Sudah tahan gempa, kemudian dilengkapi dengan kamar tidur dan kamar mandi," ujarnya.
Program renovasi dan pembangunan rumah tidak layak menjadi layak di Provinsi Banten sudah mencapai 389 rumah. Ia berharap, masyarakat yang dibantu bisa menempati rumah tersebut dan digunakan sebagaimana mestinya.
"Rumah yang sudah diberikan Gubernur Banten kepada masyarakat tolong ditempatin, tidak dijual, dipelihara dengan baik, gunakan tempat tinggal itu untuk meningkatkan ekonomi," katanya.
Kosim dan keluarga sendiri mengaku terharu atas bantuan yang diberikan Gubernur Banten. Ia mendoakan Gubernur Banten Andra Soni tetap sehat selama menjalankan roda pemerintahan.
"Alhamdulillah, kami tidak punya apa-apa tapi dibikinkan rumah," ucapnya.
(Red).
Komentar